TAREKH ISLAM
04/05/10
0
komentar
Kisah Nabi ADAM AS (2-3)
Kemudian para malaikat pun segera bersujud seluruhnya. Ketika mereka sujud, maka ketika itu Iblis berada di antara mereka dan Allah memerintahkannya supaya bersujud kepadanya bersama-sama dengan para malaikat. Iblis bukan berasal dari golongan malaikat, melainkan berasal dari golongan jin yang diciptakan dari api yang sangat panas. Iblis menyembunyikan keingkaran terhadap perintah Allah dan ia merasa iri dengan manusia yang diberikan keutamaan dengan keutamaan tersebut.
Kesombongan dan keingkaran Iblis menyeretnya ke lembah penolakan bersujud kepada Nabi Adam AS., dan sebagai bentuk keingkaran terhadap perintah Allah Ta’ala dan menunjukkan kesombongan.* Iblis tidak dapat menahan perasaan benci dan keengganannya bersujud kepada Nabi Adam AS., sehingga ia mentolelir dirinya untuk menunjukkan penentangannya kepada Rabbnya serta mencela kebijakan-Nya, seraya berkata, “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.” (al-A’raf: 12). Di dalam ayat lain Allah SWT berfirman kepadanya: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?” (Shad: 75)
Jadi kekufuran, kesombongan, keingkaran dan kedengkian adalah sebab utama yang membuat Iblis diusir dan dilaknat.
Allah Ta’ala berfirman kepadanya: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.” (al-A’raf: 13)
Baca Selengkapnya ....












